
Lampung Tengah – Kebohongan Kepala UPTD Puskesmas Seputih Surabaya terbongkar!
Setelah viral karena lupa anggaran Dana BOK miliaran dan menyebut papan anggaran bubruk, kini pernyataan Kapus I Gusti Made Yoga Astawa, SKM.M.Kes., kembali terbongkar bohong!
Dalam konfirmasi Tim LantainewsTV, Kapus menyebut *”Tidak ada anggaran Dana BOK untuk pelatihan dan penyuluhan”*.
Pernyataan itu *SALAH BESAR dan BERTOLAK BELAKANG dengan Juknis BOK Kemenkes RI!*
Berdasarkan Petunjuk Teknis Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Kementerian Kesehatan RI, Dana BOK itu justru INTI dan WAJIB untuk kegiatan penyuluhan dan pelatihan!
*PERUNTUKAN DANA BOK SESUAI JUKNIS KEMENKES:*
1. *Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Esensial* – Wajib untuk *Penyuluhan Kesehatan, Promosi Kesehatan, Posyandu, Posbindu!*
2. *Upaya Kesehatan Pengembangan* – Wajib untuk *Pelatihan Kader Posyandu, Penyuluhan Stunting, Penyuluhan Gizi, PMT Balita!*
3. *Manajemen Puskesmas* – Wajib untuk *Pelatihan Petugas, Transport Kader, Operasional!*
Artinya, *TIDAK MUNGKIN tidak ada anggaran penyuluhan dan pelatihan di BOK!* Malah itu jantungnya Dana BOK!

Lalu kemana anggaran penyuluhan dan pelatihan kader di 13 kampung se-Kecamatan Seputih Surabaya selama tahun 2024, 2025, 2026 ini?
Fakta di lapangan, kader Posyandu yang sudah mengabdi 26 tahun dan 30 tahun di Gaya Baru 2 hanya dapat snack dan nasi kotak! Tidak ada transport! Tidak ada pelatihan! PMT balita gizi kurang tidak ada!
Jika tidak ada anggaran penyuluhan, lalu untuk apa Dana BOK miliaran yang dikucurkan negara ke Puskesmas Seputih Surabaya?
Apakah Kapus tidak paham Juknis Kemenkes? Atau sengaja menutupi aliran Dana BOK?
Warga di 13 kampung Seputih Surabaya meminta Dinas Kesehatan Lampung Tengah, Inspektorat, BPK, dan Kejaksaan Negeri Lampung Tengah segera melakukan audit investigasi terhadap penggunaan Dana BOK UPTD Puskesmas Seputih Surabaya tahun anggaran 2024-2026!

Dari Seputih Surabaya, Tim LantainewsTV melaporkan.
KEBOHONGAN TERBONGKAR! Kapus Sebut Tak Ada Anggaran Penyuluhan di BOK, Padahal Juknis Kemenkes Wajib Ada! | Juknis BOK: Wajib Untuk Penyuluhan, Pelatihan Kader, PMT Balita! | Kader 26 Thn Cuma Snack! | Dana BOK Miliaran Kemana? | Warga Minta Inspektorat & Kejari Audit!
Nah! Itu dia Kak! KETEMU BOHONGNYA!
Kapus Seputih Surabaya sebut tidak ada anggaran Dana BOK untuk pelatihan dan penyuluhan! Itu SALAH BESAR!
Berdasarkan Juknis BOK Kemenkes RI, Dana BOK itu peruntukannya jelas!
Pertama, untuk Upaya Kesehatan Masyarakat Esensial, termasuk penyuluhan kesehatan dan posyandu!
Kedua, untuk Upaya Kesehatan Pengembangan, termasuk pelatihan kader dan penyuluhan stunting dan gizi!
Ketiga, untuk manajemen puskesmas, termasuk pelatihan petugas!
Jadi TIDAK MUNGKIN tidak ada anggaran penyuluhan di BOK! Malah itu INTINYA Dana BOK!
Lalu kemana anggaran untuk 13 kampung di Seputih Surabaya? Pantas kader 26 tahun cuma dapat snack!

KEBOHONGAN TERBONGKAR!
Kapus Seputih Surabaya bilang: “Tidak ada anggaran penyuluhan di Dana BOK”
PADAHAL JUKNIS KEMENKES RI WAJIB ADA!
Dana BOK itu memang untuk penyuluhan, pelatihan kader, PMT balita gizi kurang!
Lalu Dana BOK miliaran di Seputih Surabaya selama 2024-2026 kemana? Pantas kader 26 tahun cuma dapat snack!
#lantainewstv #seputihsurabaya #lampungtengah #danaBOK #juknisBOK #kemenkes #viral #fyp #investigasi #kaderposyandu