
PUTRA RUMBIA, lantainewstv.com—Investigasi proyek Rp 1.072.564.859 di SDN 1 Joharan, Putra Rumbia, Lampung Tengah makin blak-blakan! Terbongkar sistem kerja proyek dibagi dua!
Berdasarkan keterangan Kepala Tukang Marwan di lokasi:
1. RANGKA BAJA DIKERJAKAN ORANG KALIANDA
Untuk pekerjaan rangka baja / atap baja ringan, dikerjakan oleh tim khusus orang dari *Kalianda, Lampung Selatan.*
2. 5 MATERIAL POKOK DISUPLAI KEPSEK SENDIRI

Sedangkan untuk material pokok lainnya, yang menyuplai adalah Kepala Sekolah SDN 1 Joharan sendiri, *Ahmad Hozali, http://S.Pd.* Material tersebut adalah: *BATA, KERAMIK, SEMEN, BESI, DAN KAYU.*
> “Yang ngesup bata, keramik, semen, besi, kayu Pak Kepala Sekolah sendiri. Kalau barang habis, saya lapor, beliau yang belanja. Kalau rangka baja orang Kalianda yang ngerjain,” ujar Kepala Tukang Marwan kepada awak media.
DUGAAN KONFLIK KEPENTINGAN MENGUAT!
Pembagian ini justru memperkuat dugaan konflik kepentingan! 5 material pokok dengan nilai paling besar (bata, keramik, semen, besi, kayu) dikuasai suplainya oleh Kepsek Ahmad Hozali, http://S.Pd sendiri!
Pantas di lapangan ditemukan:
– BESI 10MM POLOS BERKARAT 4 batang per kolom!
– BATA MERAH BOLONG keropos!
– RAB saat diminta wartawan dijawab Marwan: “RAB nya ketinggalan di rumah!”
Diduga RAB diumpetin agar belanjaan Kepsek tidak bisa di-crosscheck dengan spek SNI!
KEPSEK KABUR KE GUNUNG SUGIH!
Saat mau konfirmasi, Kepsek Ahmad Hozali, http://S.Pd tidak di tempat. Wali kelas 6 Pak Imam menyebut Kepsek ke *Gunung Sugih antar guru paruh waktu.*
Proyek sudah 50% jalan dengan sistem suplai seperti ini, kualitas bangunan dipertaruhkan!
TIM MENDESAK INSPEKTORAT TURUN!
Audit 5 material yang disuplai Kepsek! Dari toko mana belinya? Sesuai RAB atau besi banci?
Hak jawab terbuka untuk Kepsek Ahmad Hozali, S.Pd dan tim rangka baja Kalianda