
Kenanga Sari,lantainewstv.com – Program ketahanan pangan *Dana Desa 2024* senilai *Rp143.000.000* di Kampung Kenanga Sari diduga janggal.[Tanggal]
Dana tersebut digunakan untuk 13 ekor sapi yang dikelola *Bapak Jumari*. Laporan penjualan: *10 ekor sudah dijual*.
*Kejanggalan ada di pertanggungjawaban 3 ekor sisanya.*
*Fakta di lapangan*: Berdasarkan *Bukti Berita Acara Kematian tgl 03 Oktober 2025* dan *keterangan narasumber kami, hanya 1 ekor sapi yang mati* dan ada bukti pemakamannya. BA tersebut ditandatangani Ketua BUMK Saeah, Ketua Unit Suciati, dan diketahui Kepala Kampung Suyono.
*Namun menurut pengakuan Bapak Jumari, 3 ekor sapi mati* karena sakit.
*Pertanyaan besar: 2 ekor lagi kemana?* Sampai hari ini belum ada kejelasan dan tidak dapat ditunjukkan.
*Ketua Ketahanan Pangan Ibu Sumiati, Sekretaris Bapak Mujiman, dan Bendahara Ibu Jumiatun* juga belum dapat bertemu pengurus untuk klarifikasi.
Dalam pertemuan terakhir, Pak Jumari berjanji akan *menyelesaikan kerugian akhir bulan ini*.
“Ini uang Dana Desa 143 juta. Fakta dan BA bilang 1, pengakuan bilang 3. 2 ekor harus dipertanggungjawabkan. Kami minta audit segera,” tegas Ketahanan Pangan.
Warga mendesak BUMKA dan Pemerintah Kampung turun tangan agar tidak ada kerugian negara. (Firdaus)