
BANDAR MATARAM, Lantainewstv.com— Kejanggalan proyek Drainase Dana Desa TA 2026 di Kampung Sriwijaya terungkap.
Foto dan video di lapangan menunjukkan pekerjaan pasangan batu drainase memanjang di pinggir jalan, material pasir ditumpuk di badan jalan, tanpa papan informasi proyek.
Keterangan pekerja Bapak TR alias Pak Tr: “Pekerjaan drainase di borongkan pak kepala kampung dengan pak Solikin dan kami pekerja dengan pak Solikin sistem borong juga / meter / belum jelas apa 50 atau 60 belum jelas.”
“Di konfirmasi untuk HOK, kami pekerja sistem borong / meter dengan Bapak Solikin Anggaran Dana Desa TA 2026.”
Pekerja drainase tersebut adalah:
1. Tr
2. Sl
3. Hr
4. Jn
5. Ks
Ketua: Pak Sl
Sistem HOK yang seharusnya padat karya justru jadi borongan per meter Rp50-60 ribu belum jelas.

Padahal di Banner Transparansi APBK Kampung Sriwijaya Mataram yang terpampang di balai kampung tertulis:
– DANA DESA: Rp 373.456.000
– ALOKASI DANA DESA: Rp 699.000.000
– Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa: Rp 218.062.500,00
Saat mau konfirmasi, pak kepala kampung tidak ada di kantor Kecamatan Bandar Mataram.
Foto Bukti: Banner APBK, Video Drainase, Foto Tumpukan Pasir
Warga mendesak Inspektorat dan PMD Lamteng audit proyek drainase tersebut.
Tim Investigasi http://Lantainewstv.com