
Lampung Timur, lantainewstv com—Dugaan penyalahgunaan narkotika jenis tembakau gorila atau sintetis kembali mencuat di wilayah Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur. Kali ini, dua pemuda asal Desa Srijosari, masing-masing bernama Pandu dan Glen, diduga terlibat dalam penggunaan barang haram tersebut.
Informasi ini diperoleh dari sumber yang enggan disebutkan identitasnya. Sumber menyebutkan bahwa keduanya menggunakan tembakau gorila di area persawahan desa.
Saat dikonfirmasi pada Sabtu, 3 Mei 2025, Pandu membenarkan kepada awak media bahwa dirinya telah memakai tembakau gorila bersama rekannya, Glen, ia mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang bernama Dery, warga Jepara, seharga Rp50 ribu secara online.
“Iya, saya sempat pakai bareng Glen, belinya dari Dery lewat online,” ujar Pandu singkat.
Namun berbeda dengan Glen, saat awak media mencoba mengonfirmasi ke kediamannya, ia tidak berada di tempat, Awak media hanya bertemu dengan pamannya, Japar. Menanggapi hal ini, Japar membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa Glen tidak memiliki waktu untuk diwawancarai.
“Itu haknya Glen kalau tidak mau diwawancarai, itu temannya sendiri yang nuduh dia, Kalau terbukti silakan diproses hukum. Saya juga punya banyak teman media dan pengacara hukum,” kata Japar.
Dirinya juga menolak untuk direkam selama wawancara berlangsung, “Tolong jangan divideo, saya juga punya hak untuk menolak,” tutupnya.
Sementara itu, Dery yang disebut sebagai pemasok tembakau gorila membantah tuduhan tersebut, ia menyatakan bahwa dirinya difitnah dan sama sekali tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar.
“Saya difitnah, pakai saja tidak pernah, apalagi jadi bandar, Kalau tuduhan ini tidak benar, saya dan keluarga akan menuntut balik karena sudah mencemarkan nama baik saya,” tegas Dery.
Menanggapi kasus ini, berharap agar pihak kepolisian, khususnya Polres Lampung Timur, segera menindaklanjuti informasi tersebut, Jika terbukti, diharapkan pihak berwenang dapat memproses secara hukum sesuai peraturan yang berlaku.
(Toni)