BREAKING NEWS PART 3 Keluarga EG Dari Rumbia Datangi Tante Korban, Bilang Hamil Dan Guguran Itu Bohong, Padahal Yang Nyuruh Beli Obat Dan Gugurin Itu Anak Mereka Sendiri Yang Di Jepang!*

BANDAR SRIBHAWONO, LantaiNewsTv.com—Panas! Setelah berita Part 2 viral, pihak keluarga EG dari Rumbia diduga malah datang menemui *tante korban* di Bandar Sribhawono.

Bukan untuk minta maaf, bukan  tanggung jawab, tapi diduga untuk mengatakan bahwa hamil dan guguran itu *BOHONG!*

*KELUARGA EG DATANG, BILANG BOHONG!*

Ujar korban kepada Tim LantaiNewsTv, keluarga EG dari Rumbia datang ketemu *tantenya* dan mengatakan, hamil dan guguran itu bohong.

Ujar korban, keluarga EG mengatakan mereka punya anak yang bekerja di Jepang, coba mereka konfirmasi ke anak mereka bener apa enggak si korban ini hamil.

Padahal ujar korban, yang menyuruh beli obat, yang menyuruh gugurkan, yang menekan dari jauh lewat WA dan telepon itu adalah *anak mereka sendiri yang bekerja di Jepang itu!*

*KORBAN TANTANG: “APA SAYA BOHONG SAYA HAMIL, SIAP DI VISUM!”*

Tidak terima dituduh bohong, korban langsung memberikan tantangan berani kepada keluarga EG dan pelaku di Jepang.

Dengan suara bergetar sambil menangis, korban berkata tegas kepada Tim LantaiNewsTv:

_”Apa saya bohong saya hamil, siap di visum! Saya siap di periksa dokter, siap di visum, biar ketahuan saya ini beneran hamil dan guguran apa bohong om!”_ ujar korban.

Ujar korban, dirinya siap di visum kapan saja, di mana saja, di hadapan polisi, dokter, dan keluarga EG sekalipun. Karena dirinya yakin dirinya tidak bohong.

Ujar korban, kalau dirinya bohong, untuk apa dirinya berani siap di visum? Orang bohong mana berani di visum?

Ujar korban, justru keluarga EG dan pelaku di Jepang yang harus berani membuktikan, berani buka HP, berani tunjukkan chat WA yang menyuruh beli obat itu.

*KORBAN NANGIS: “SAKIT SAYA OM, INI PERBUATAN ANAK NYA OM!”*

Mendengar dirinya disebut bohong, korban tidak kuasa menahan tangis:

_”Saya ini om nyampek nangis ini, perbuatan anak nya om, sakit saya ujar korban, masa saya dibilang bohong om, yang nyuruh beli obat dan gugurin anak nya sendiri itu anak nya om,”_ ujar korban sambil menangis.

Ujar korban, dirinya merasa sakit hati luar biasa. Sudah badan hancur karena guguran, sudah mental hancur karena stres disuruh jelasin sendirian, sekarang malah dituduh bohong oleh keluarga pelaku.

*BUKTI CHAT & OBAT ADA, BUKAN KARANGAN!*

Ujar korban, dirinya masih menyimpan semua bukti:

1. Bukti chat WA pelaku yang di Jepang yang diduga menyuruh beli obat
2. Bukti chat WA pelaku yang diduga menyuruh gugurkan kandungan
3. Bukti transfer / pembelian obat
4. Saksi *tante korban* yang ikut mendengar saat keluarga EG datang
5. *Siap di visum untuk membuktikan dirinya benar hamil dan guguran!*

*TANTANGAN TERBUKA UNTUK KELUARGA EG & PELAKU DI JEPANG!*

*1. Kepada Keluarga EG dari Rumbia:* Kalau kalian bilang korban bohong, ayo temani korban visum! Berani tidak? Jangan cuma datang ke *tante korban* dan bikin korban nangis!

*2. Kepada Pelaku yang di Jepang:* Kalau kamu merasa tidak pernah menyuruh beli obat dan gugurin, tunjukkan HP mu! Buka semua chat WA mu dengan korban! Berani tidak?

*3. Kepada Keluarga EG:* Sudah kalian konfirmasi belum ke anak kalian di Jepang? Atau kalian sudah tahu tapi sengaja menutupi?

Korban sudah berani siap di visum! Sekarang giliran keluarga EG dan pelaku di Jepang yang harus berani membuktikan!

*Hingga berita Part 3 ini diturunkan, keluarga EG dari Rumbia dan pelaku yang diduga berada di Jepang belum memberikan klarifikasi resmi kepada redaksi. Redaksi masih membuka ruang hak jawab seluas-luasnya sesuai UU Pers No 40 Tahun 1999.*

*Lokasi Kejadian:* Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur

*Penulis: Tim LantaiNewsTv

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *