Wanita Paruh Baya Di Palembang Menangis Di Kantor Polisi, Usai Barang Berharganya Di Jambret.

Palembang, lantainewstv.com–Sambil menangis Marwiyah, mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, Kamis, (28/9/2023) siang.

Napas wanita paruh baya itu ngos ngosan dan nampak trauma.

Ternyata warga Putri Harapan Blok C20/4, Tarumajaya, Bekasi, hendak melaporkan peristiwa jambret dialaminya.

Akibat kejadian tersebut ia pun harus merelakan 8 suku emas miliknya dirampas pelaku

Kepada petugas Marwiyah yang didampingi keluarganya menuturkan peristiwa itu terjadi pukul Kamis, (28/9/2023), sekira pukul 12.30.

Saat itu dia tengah melintas di Jalan Gub H A Bastari Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Berawal saat korban bersama keluarganya yakni Ida hendak pergi ke Pasar 16 Ilir untuk menjual perhiasan emas berupa kalung, gelang, dan cincin.

Lalu saat melintas di TKP datang pelaku dengan menggunakan motor PCX warna abu-abu hitam datang dari belakang sebelah kanan langsung menarik tas warna hitam merek zumnva korban yang diletakkan di tengah korban dan saksi.

“Hendak jual emas ke Pasar 16 Ilir lalu tiba-tiba dari belakang ada satu pelaku langsung mendekati dan mengambil tas yang isinya emas 8 suku,” ungkapnya.

Saat tasnya dirampas korban sempat teriak, namun karena kondisi jalan yang sepi membuat pelaku leluasa untuk kabur.

“Kami kejar tapi Idak tekejar masuk di kawasan pasar Induk,” katanya.

Ia hendak menjual emas untuk persiapan anaknya yang mau menikah,
“Untuk persiapan anak saya menikah dan saya berharap atas laporan saya pelaku ditangkap.

Atas kejadian ini korban harus kehilangan, 1 buah tas zumnva yang berisikan perhiasan emas berupa kalung 4 suku, Gelang 3 suku, cincin 1 suku, cincin emas mekah dan surat surat dokumen dengan total kerugian mencapai Rp 50 juta.

Sementara, laporan korban sudah diterima oleh petugas pengaduan Polrestabes, Palembang, dan akan ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim.

(Awaludin)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *