Sumringah Bisa Kantongi Uang Rp 45 Juta/Hektar, Petani Padi Di Mulyosari Lakukan Panen Raya.

Metro, lantainewstv.com–Para petani padi di Kelurahan Mulyosari mulai melakukan panen raya, pada Senin (26/2/2024), Panen raya kali ini mencakup tanaman padi seluas 202 hektar.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Manunggal Kelurahan Mulyosari, Lasmiati mengungkapkan, panen raya padi berada di hamparan persawahan di Jalan Proklamasi Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat.

Lasmiati mengatakan, tanaman padi yang bisa dipanen seluas 202 hektar digarap oleh para petani yang bergabung dalam 9 kelompok tani, Tanaman padi yang dipanen varietas Cibatu dan Inpari 32.

“Kami bersyukur karena saat ini Gabah Kering Pungut (GKP) dibanderol dengan harga Rp 7.500 per kilogram, Karena sebelumnya hanya sekitar Rp 4 ribu sehingga kami tidak dapat apa-apa, Kalau sekarang ini ya Alhamdulillah,” ungkapnya, Senin (26/2/2024).

Lasmiati menjelaskan, ratarata petani di Mulyosari bisa mendapatkan hasil panen padi mencapai 6 sampai dengan 6,5 ton gabah per hektar pada musim tanam kali ini.

“Dengan harga gabah saat ini Rp7.500 per kilogram, maka rata-rata dalam satu hektarnya petani bisa mendapatkan uang mencapai Rp 45 juta itu bruto, Kalau nettonya itu dipotong operasional, ongkos tanam, olah lahan sampai pemanenan sekitar Rp15 juta, Maka pendapatan bersih petani rata-rata dapat Rp30 juta per hektar,” lanjutnya.

Lasmiati melanjutkan, dengan total luas lahan tanaman padi yang dipanen ada 202 hektar, maka uang yang didapat seluruh petani di Kelurahan Mulyosari mencapai Rp 9 miliar per musim tanam.

“Pendapatan Rp 9 miliar itu bruto, Kalau pendapatan netto atau bersih seluruh petani di tempat kami itu sekitar Rp 6 miliar,” ungkapnya.

Lasmiati berharap, pemerintah dapat memastikan stok pupuk subsidi yang cukup bagi para petani agar bisa kembali tanam padi.

(Red)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *