Polres Lamsel Tetapkan Tersangka Pada Kasus Tewasnya Santri Pondok Yang Ikut Kenaikan Sabuk.

Lampung Selatan, lantainewstv.com–Polres Lampung Selatan menetapkan satu tersangka berinisial A dalam kasus tewasnya MF (16), santri Pondok Pesantren Miftahul Huda 606 di Desa Agom, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

MF meninggal dunia di RSUD Bob Bazar Kalianda, Minggu (3/3/2024), Kematian MF diduga terjadi akibat latihan kenaikan sabuk pencak silat di pondoknya, MF diduga mendapatkan mahar atau hukuman dari seniornya.

Tindak pidana penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia itu tertuang dalam laporan polisi LP / B / 87 / III /2024 / SPKT / Polres Lampung Selatan / Polda Lampung, Minggu 3 Maret 2024.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin menyebut, pihaknya sudah menetapkan satu tersangka atas meninggalnya MF.

“Kami sudah menetapkan satu tersangka atas nama inisial A (17) merupakan sesama santri yang juga ikut eskul pencak silat di pondok pesantren itu,” kata Yusriandi, Rabu (13/3/2024).

“Pelaku ditetapkan sebagai tersangka karena ia memukul korban, yang diduga menjadi penyebab korban meninggal dunia,” sambungnya.

Yusriandi menyebut, pihaknya sudah memeriksa 12 orang.

Sebanyak 11 saksi yang telah dimintai keterangan yaitu Acep Marwan (ayah korban), MF (siswa), AW (siswa), BF (siswa), DC (siswa), NH (siswa), ZK (siswa), KA (pelatih), ALA (pelatih), RA (pelatih), AS (pelatih), dan pemilik ponpes.

Pihaknya juga mengamankan barang bukti satu set pakaian PSHT milik korban yang digunakan saat kejadian.

(Red)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *