Polisi Bekuk 3 Orang Pegawai PTPN 7 Rejosari, Natar Usai Curi 48 Ton Inti Sawit Milik Perusahaan.

Lampung Selatan, lantainewstv.com–Tiga orang pegawai PTPN 7 Unit Rejosari Pematang Kiwa (REPA) Desa Rejosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan (Lamsel), yakni Eka Santoso 30 tahun, Rian Pradana 29 tahun dan Martono 26 tahun dibekuk polisi usai mencuri 48 ton inti sawit milik perusahaan.

Kapolsek Natar, Kompol Hendra Saputra mengatakan, pencurian dengan pemberatan (Curat) inti sawit dilaporkan hari Selasa (13/2/2024), sekira jam 15.00 WIB.

Hendra melanjutkan, pencurian inti sawit yang waktu itu belum diketahui siapa pelakunya, telah terjadi dalam kurun waktu sejak bulan Januari 2023 hingga Januari 2024.

Inti sawit tersebut, berada dibelakang bekas pabrik pengolahan kelapa sawit di areal PTPN dan pencurian berlangsung pada saat gudang tidak ada yang menjaga.

“Hasil audit PTPN 7 unit Rejosari Natar sebanyak kurang lebih 48.000 kilogram inti sawit dinyatakan hilang,” sambung Kapolsek.

Akibat tindakan kriminal berulang itu, mengakibatkan PTPN 7 unit Rejosari Natar mengalami kerugian materil sekitar Rp 64.800.400 dan melaporkan ke Polsek Natar.

Kepolisian kemudian menggelar penyelidikan, dan hari Senin (19/2/2024), jam 22.00 WIB, didapati informasi ihwal terduga pelaku curat inti sawit di PTPN 7.

Lalu, Unit Reskrim Polsek Natar menggerebek 3 orang pelaku curat bernama Eka Santoso dan Rian Pradana yang bekerja sebagai Satpam di PTPN 7 serta Martono bekerja sebagai supir, dimana ketiganya merupakan warga Kabupaten Pesawaran.

“Dari keterangan para pelaku, mereka mengakui telah melakukan pencurian inti sawit di mulai dari awal tahun 2023 hingga Januari 2024, Dan, menjual inti sawit curian ke pengepul di daerah Panjang, Kota Bandar Lampung,” cetus Kapolsek.

Bersama ketiga tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 1kantong plastik biji inti sawit yang tercecer di TKP dan satu unit truk colt diesel Nopol BE 8173 DU yang digunakan untuk melakukan kejahatan.

(Red)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *