Kecewa Bansos Tak Merata, Warga Bacok Kadus Purwodadi Sebelum Akhirnya Ditangkap Polisi.

Lampung Selatan, lantainewstv.com—Tim Tekab 308 Polsek Tanjung Bintanpg berhasil mengamankan pelaku penganiayaan terhadap seorang Kepala Dusun (Kadus) yang terjadi di Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Penangkapan dilakukan kurang dari 1×24 jam setelah peristiwa tersebut terjadi.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada malam hari dan sempat menghebohkan warga sekitar. Berkat gerak cepat petugas, pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan di lokasi persembunyiannya di sebuah Gudang Kosong Di daerah Campang Raya Bandar Lampung.Kapolsek Tanjung Bintang menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti kesigapan jajaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku, Polsek Tanjung Bintang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara kepada Polisi.

Korban pamong Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan menjadi korban pembacokan oleh warganya sendiri. Pembacokan diduga karena warga kecewa penyaluran bansos yang dianggap tidak merata.

Peristiwa berdarah itu terjadi di rumah korban, Andi Saputro (36), pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 18.48 WIB dan langsung viral di media sosial. Pelaku diketahui bernama Warsani, warga desa setempat yang sempat melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian polisi sebelum ahirnya di tangkap.

“Benar, korban merupakan pamong Desa Purwodadi Simpang dan terduga pelaku adalah warga desa itu sendiri,” ujar Kapolsek Tanjung Bintang Edy saat dikonfirmasi Selasa (9/12/2025).

Dari informasi awal yang dihimpun penyidik, insiden itu dipicu kekesalan pelaku terhadap pembagian bansos yang dinilai tidak adil. Namun, polisi masih mendalami keterangan tersebut.

Korban sudah mendapat perawatan medis akibat luka bacok yang dialaminya. Sementara itu, polisi tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif lengkapnya.

(Tim)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *