Karyawan Koperasi Ini Merekayasa Jadi Korban Begal Usai Tak Bisa Kembalikan Uang Yang Dipakai Judol.

Banjarnegara, lantainewstv.com–Seorang karyawan koperasi di Banjarnegara, Jawa Tengah, berinisial MSA (22), merekayasa menjadi korban begal karena terlilit utang, Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Sugeng Tugino mengatakan, MSA menggunakan uang milik koperasi tempatnya bekerja untuk judi online.

“Pengakuannya pusing karena telah menggunakan uang koperasi untuk judi online, sehingga memiliki ide tersebut untuk mengelabui karena telah menggadaikan sepeda motor temannya,” ungkap Sugeng saat konferensi pers di mapolres, Selasa (9/7/2024).

MSA mengaku merekayasa peristiwa tersebut karena panik tidak dapat mengembalikan uang koperasi yang digunakan untuk bermain judi online.

“Saya panik karena mengambil uang koperasi untuk bermain judi online, Saya pakai uang koperasi sekitar Rp 4-5 juta,” ujar MSA yang dihadirkan saat konferensi pers.

MSA semakin gelap mata karena terancam akan dipidanakan oleh koperasi tempatnya bekerja.

“Saya binging karena pihak koperasi sudah mewanti-wanti, karena sudah banyak yang memakai uang koperasi, sudah pasti akan diproses (hukum),” kata dia.

MSA lantas merekayasa menjadi korban begal, Agar lebih meyakinkan, MSA juga membuat tubuhnya terluka.

“Saya buat sendiri (lukanya), saya pukul sendiri, saya pukul sekuat tenaga agar terlihat terluka,” katanya lagi.

MSA kemudian tiduran di jalan agar semakin meyakinkan dirinya menjadi korban begal.

“Lumayan lama tiduran di jalan, banyak orang lewat enggak berani karena melihat saya terkapar di TKP,” kata MSA.

Diberitakan sebelumnya, warganet digegerkan dengan kabar pembegalan yang menimpa seorang pria di Banjarnegara, Kabar tersebut dilengkapi dengan sebuah foto yang memperlihatkan seorang pria terkapar di jalan.

Di foto lainnya, tampak warga berkerumun di sekitar lokasi kejadian, Narasi yang beredar, peristiwa tersebut menimpa seorang karyawan koperasi di jalan Kalisemi, Banjarnegara pada Jumat (5/7/2024) malam.

Akibatnya, satu unit sepeda motor, uang, ponsel dan barang berharga lainnya raib, Korban juga mengalami luka-luka, Namun setelah melakukan penyelidikan, polisi memastikan peristiwa tersebut hanya rekayasa.

(Red)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *