Kalah Sepak Bola,22 Oknum Brimob diduga Aniaya Suporter di Lampung Tengah.

Lampung Tengah, lantainewstv.com (SMSI)–Pemukulan Suporter yang dilakukan Oknum Brimob di pertandingan sepak bola dikampung Buyut kecamatan Gunungsugih Kabupaten Lampung tengah diduga dipicu salah paham,Sabtu (27/1/2024).

Kronologis terjadinya pemukulan itu pada (26/1/2024) berawal dari berlansungnya pertandingan Semi final sepak bola yang diadakan oleh Karang taruna antara tim Buyut udik VS Trunjono asal kampung Terbanggi agung kec Gunungsugih yang diperkuat oleh personel Anggota Brimob Gunung sugih.

Pada pertandingan sepak bola berakhir di Adu pinalti, tim Trunjono mengalami kekalahan, kemudian suporter tim buyut udik sebalik nya merayakan kemenangan. karena diduga adanya gesekan kedua tim lawan yang merupakan anggota Brimob sehingga terjadi keributan dan pemukulan yang di duga dilakukan oleh Oknum Anggota Brimob.

Korban pemukulan sebanyak 3 orang, ke-3 nya adalah warga Buyut udik,sedangkan personel Oknum Brimob yang terlibat keributan sebanyak 22 orang yang terdiri dari 3 pemain dan 19 Suporter.

Dampak pemukulan itu,sekitar pukul 18.30 WIB, Massa sebanyak 200 orang dari Kampung Buyut udik mendatangin Lapangan tempat keributan itu untuk mencari Oknum Brimob yang terlibat pemukulan.

Sehingga pukul 20.30 WIB, Kapolres Lampung tengah beserta Kapolsek gunung sugih dan Koramil tiba untuk evakuasi Anggota Brimob yang sempat diamankan masyarakat Kampung Buyut udik,kemudian dibawa ke Mako Polres Lampung tengah untuk di amankan.

Pada pukul 21.00 WIB, AKBP Andik Purnomo Sigit Kapolres Lampung tengah beserta Jajaran Kasat,dan Kapten Suprobo Danramil,hadir pula Danki Batalyon 4B pelopor Iptu Hendra jaya bukit,dan Ibnu hajar Kepala Kampung Buyut udik dan beberapa tokoh Pemuda ikut berupaya Mediasi antara pihak Anggota Brimob dan Kampung buyut udik yang terlibat.

AKBP Andik Purnomo juga berharap kepada Masyarakat kampung Buyut udik agar dapat membubarkan diri dan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian permasalah itu di Polres Lampung tengah.

Setelah kejadian itu,pertandingan sepak bola dihentikan terlebih dahulu guna menciptakan situasi Kondusif,serta berharap kepada pihak masyarakat dan anggota Brimob tidak melakukan aksi Sweiping untuk aksi balas dendam dikemudian hari,apalagi sekarang di tahun Politik.

(Heri & Paimin)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *