Dugaan Pelanggaran Pemilu DPRD Sejumlah KPPS Di 13 TPS Pesisir Barat Dilaporkan Ke Bawaslu.

Pesisir Barat, lantainewstv.com–Diduga melakukan pelanggaran Pemilu DPRD Kabupaten sejumlah Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di 13 TPS yang ada di Pekon Pagar Bukit Kecamatan Bangkunat dilaporkan ke Bawaslu Pesisir Barat.

Laporan tersebut disampaikan oleh Guruh Putra SH MH selaku tim hukum sekaligus saksi partai Golkar Pesisir Barat, Dugaan pelanggaran Pemilu DPRD Kabupaten ini tertuang dalam surat laporan Nomor 003/LP/PL/Kab/08.15/11/2024.

Dijelaskannya, dugaan pelanggaran yang dimaksud diantaranya para petugas KPPS mendahulukan menghitung hasil surat suara calon DPRD Kabupaten sebelum kotak suara lain dihitung.

Hal itu tentu bertentangan dengan PKPU 25 tahun 2023 Pasal 52 ayat 2 tentang pelaksanaan penghitungan suara, Dalam pasal tersebut dijelaskan penghitungan suara dilakukan secara berurutan dimulai dari surat suara Capres dan Cawapres, DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Dirinya berharap laporan yang disampaikan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh Bawaslu Pesisir Barat secara profesional dan objektif tanpa adanya keberpihakan, Lanjutnya, pihaknya akan menerima apapun keputusan hasil dari kajian yang dilakukan oleh pihak Bawaslu Pesisir Barat nantinya.

Namun, pihaknya akan tetap berupaya mengumpulkan data, bahan keterangan dan dokumen, Jika nanti ditemukan indikasi pelanggaran tindak pidana Pemilu di 13 TPS yang ada Pekon Pagar Bukit tersebut, maka pihaknya akan menempuh upaya-upaya hukum apapun demi tegaknya Pemilu yang jujur dan adil.

Sementara itu, saksi partai Perindo, Eka Rabi mengungkapkan, pada saat rekapitulasi suara tingkat kecamatan, beberapa saksi telah mengajukan permohonan untuk membuka kotak suara serta dilakukan pengitungan ulang di TPS yang ada di Pekon Pagar Bukit.

Namun, para anggota PPK dan Panwascam Bangkunat tidak mengindahkan permintaan para saksi tersebut.

(Red)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *