Bawaslu Lamteng Sebut Pelanggaran Pemilu Kali Ini Libatkan ‘Hantu’ Yang Mencoblos Di TPS.

Lampung Tengah, lantainewstv.com–Bawaslu Lampung Tengah menerima laporan dugaan pelanggaran Pemilu di Kecamatan Padang Ratu, Bawaslu menyebut dugaan pelanggaran Pemilu kali ini melibatkan ‘hantu’ yang mencoblos di TPS.

Ketua Bawaslu Lampung Tengah Yuli Efendi mengatakan, orang yang sudah meninggal tidak mungkin bisa mencoblos, Yuli mengatakan, laporan tersebut sudah ia terima, namun belum bisa memberikan simpulan.

Sebab, kata dia, pihaknya harus mengikuti mekanisme penanganan pelanggaran di Bawaslu, Pertama, harus dilakukan uji formil dan materil, Setelah itu, melakukan pengkajian maksimal 2 hari untuk kelayakan registrasi.

Yuli melanjutkan, potensi pelanggaran berujung pidana pemilu ditentukan dari kesesuaian alat bukti pelapor, Jika lengkap dan cocok, pihaknya tinggal tindak dengan merujuk pasal pidana pemilu yang ada.

Dia menambahkan, sejauh kni ada 4 laporan yang sudah masuk di Bawaslu, Rinciannya, di Kecamatan Anak Tuha tentang pemilih ganda, ada dugaan pidana Pemilu, namun belum cukup syarat, Di Kecamatan Sendang Agung tentang pergeseran suara, sudah masuk pidana Pemilu, dan proses hukum sedang berjalan.

Kemudian di Kecamatan Bandar Mataram, proses pengkajian masih berjalan, Di Kecamatan Padang Ratu, orang meninggal dan merantau bisa mencoblos. Belum bisa diputuskan karena baru laporan.

(Red).

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *