2.564 Boks Pangan After You Milk Bun Dimusnahkan Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta.

Tangerang, lantainewstv.com–Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta memusnahkan 2.564 boks olahan pangan after you milk bun yang tengah digemari masyarakat.

Berdasarkan pantauan awak media pada Jumat (8/3/2024), makanan ringan khas Thailand yang diolah berbahan dasar roti itu dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan mesin insinerator.

Pemusnahan dilakukan pada Kantor Instalasi Karantina Hewan yang ada di area Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kegiatan tersebut turut dihadiri Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Karantina Indonesia, jajaran Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, hingga TNI-Polri.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, ribuan kotak after you milk bun yang dimusnahkan itu berasal dari 33 penindakan selama bulan Februari 2024 lalu.

“Makanan atau roti dari Thailand bernama ‘Milk Bun After You’ dengan total berat 1 ton ini sedang viral di berbagai Sosial Media dan banyak digemari masyarakat,” ujar Gatot kepada awak media.

Adapun penindakan tersebut dilakukan lantaran melangar aturan BPOM nomor 28 Tahun 2023 tentang perubahan atas Peraturan aturan momor 27 Tahun 2022 tentang pengawasan pemasukan obat dan makanan ke dalam wilayah Indonesia.

Dalam aturan itu penumpang yang datang dari luar negeri hanya diizinkan membawa makanan olahan pangan dengan maksimal berat 5 kilogram (kg) dan untuk tujuan konsumsi pribadi.

Apabila jumlah olahan pangan yang dibawa melebihi berat yang ditentukan, penumpang harus menyertai surat izin edar yang dikeluarkan oleh BPOM.

“Kenapa kami lakukan penindakan, karena sudah melanggar aturan BPOM yang membatasi barang bawaan penumpang itu hanya 5 kilogram saja, selebihnya harus ada izin edar dan kalau tidak memiliki, maka kami lakukan penindakan,” kata dia.

Kemudian Gatot menjelaskan, 33 orang penumpang yang dilakukan penindakan membawa ratusan bungkus milk bun after you dengan beragam berat yang berbeda, Mulai dari ratusan boks dengan berat 10 kg, hingga ada penumpang yang membawa milk bun after you dengan berat ratusan kilogram.

Banyaknya penumpang yang rela membawa paket olahan pangan berlebih itu pun membuat pihak Beacukai Bandara Soetta melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pendalaman, ribuan boks makanan milk bun after you tersebut ternyata hendak diperjual belikan di Indonesia dengan pola jasa titip.

(Red)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *